Rabu, 22 Oktober 2014

Orientasi nilai budaya dan perubahan kebudayaan di Indonesia


Universitas Gunadarma
Fakultas Ekonomi
Tugas makalah ilmu budaya dasar

Disusun oleh :
NAMA       : AKHLA RUSDIANA
NPM          : 10214703
KELAS       : 1EA32
JURUSAN : MANAGEMENT
DOSEN      : ARSI BINAWATI, Spsi


        I.            KATA PENGANTAR
Puji syukur selalu saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan segala rahmat dan kemudahan sehingga saya dapat menyelesaikan makalah mata kuliah Ilmu Budaya Dasar dengan tema “orientasi nilai budaya dan perubahan kebudayaan di Indonesia”.
Dalam makalah ini terdapat bahasan bagaimana nilai-nilai budaya di Indonesia dan dampak akan perubahan kebudayaan yang terjadi di Indonesia pula. Walaupun sedikit banyak pembahasan ini saya kutip dari pihak lain, namun pemahaman saya akan Ilmu Budaya Dasar lumayan bertambah dari sebelumnya.
Tidak lupa pula saya ucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing mata kuliah Ilmu Budaya Dasar, juga saya ucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberi saya sedikit banyak informasi akan hal ini sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan tepat waktu.
Demikian makalah ini saya susun, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua dan menjadi tambahan informasi pula. Terima kasih.



      II.            DAFTAR ISI:
KATA PENGANTAR..................................................................................                      I.
DAFTAR ISI..............................................................................................                       II.
LATAR BELAKANG...................................................................................                   III.
TUJUAN...................................................................................................                        IV.
PEMBAHASAN.........................................................................................                       V.
ANALISIS SWOT.......................................................................................                     VI.
KESIMPULAN...........................................................................................                     VII.
SARAN.....................................................................................................                      VIII.
DAFTAR PUSTAKA...................................................................................                     IX.





 III.            LATAR BELAKANG

Banyak dari masyarakat Indonesia yang menganggap “kebudayaan” sebagai “kesenian”,  meskipun sebenarnya kita semua memahami bahwa kesenian hanyalah sebagian dari kebudayaan. Hal ini tentulah karena kesenian memiliki bobot besar dalam kebudayaan, kesenian sarat dengan kandungan nilai-nilai budaya, bahkan menjadi wujud dan ekspresi yang menonjol dari nilai-nilai budaya.
Dan di tengah maraknya arus globalisasi yang masuk ke Indonesia, melalui cara cara tertentu membuat dampak positif dan dampak negatif nya sendiri bagi bangsa Indonesia. Terutama dalam Bidang Kebudayaan. Karena semakin terkikisnya nilai - nilai budaya kita oleh pengaruh budaya asing yang masuk ke negara kita.

Oleh karena itu, untuk meningkatkan ketahanan budaya bangsa, maka pembangunan nasional perlu bertitik-tolak dari upaya-upaya pengem­bangan kesenian yang mampu melahirkan “nilai-tambah kultural”. Pakem-pakem seni (lokal dan nasional) perlu tetap dilanggengkan, karena berakar dalam budaya masyarakat.

Kebudayaan lokal Indonesia yang sangat beranekaragam menjadi suatu kebanggaan sekaligus tantangan untuk mempertahankan serta mewarisi kepada generasi selanjutnya. Budaya lokal Indonesia sangat membanggakan karena memiliki keanekaragaman yang sangat bervariasi serta memiliki keunikan tersendiri. Seiring berkembangnya zaman, perubahan pola hidup masyakat cenderung lebih modern. Akibatnya, masyarakat lebih memilih kebudayaan baru yang mungkin dinilai lebih praktis dibandingkan dengan budaya lokal.



 IV.            TUJUAN
Tujuan dibuatnya makalah ini adalah untuk mengulas betapa pentingnya kebudayaan lokal yang seharusnya dapat dilestarikan terus-menerus tetapi pada kenyataannya lebih diabaikan oleh sebagian masyarakat Indonesia dan dampak apa aja yang ditimbulkan dari perubahan kebudayaan yang terjadi di Indonesia.


    V.            PEMBAHASAN
Orientasi Nilai Budaya di Indonesia

Nilai budaya merupakan nilai yang telah disepakati dan tertanam dalam suatu masyarakat lingkup organisasi, lingkungan masyarakat, yang mengakar pada suatu kebiasaan, kepercayaan, simbol, dengan karakteristik tertentu yang dapat dibedakan satu dan lainnya sebagai acuan perilaku dan tanggapan atas apa yang akan terjadi atau sedang terjadi.

Orientasi nilai budaya di Indonesia, seperti yang diketahui Indonesia merupakan bangsa timur yang terkenal oleh bangsa barat dengan keramahannya, kesopanannya dan mempunyai sifat - sifat yang saling peduli dan tolerir.

Biarpun begitu semakin berkembangnya zaman, mulai ada pergeseran pergeseran nilai budi perkerti yang seharusnya dimiliki oleh bangsa timur ini mulai mencontoh sedikit demi sedikit kebudayaan bangsa barat seperti pakaian dan cara hidup. banyak yang tidak menyadari bahwa pergeseran ini merupakan hal fatal yang seharusnya tidak terjadi. dan mulai menggantikan kebudayaan lama yang selalu sopan dengan orang yang lebih tua malah sekarang bisa berbicara dengan luwes seperti orang yang seumuran, tetapi dibalik itu semua memang selalu ada hal baik dan hal buruk yang bisa kita ambil, dan penilaian itu selalu berbeda antar pribadi itu sendiri.

Tindakan Nyata Orientasi Nilai Budaya di Indonesia

·         Memakai baju adat bagi orang - orang yang tinggal di suku dalam yang sama sekali tidak tersentuh oleh perkembangan teknologi yang sudah begitu majunya saat ini, biarpun orang lain terkadang memandang mereka ketinggalan zaman, tetapi menurut mereka hidup mereka yang apa adanya menjalaninya dari cara hidup nenek moyangnya telah menghadirkan nilai budaya yang selalu berbeda dari ujung sumatra sampe ujung papua. 

·         Tinggal di rumah panggung yang selalu ditempati oleh nenek moyang mereka, makanan makanan khas yang mempunyai cita rasa berbeda pasti akan selalu menjadi ciri khas mereka dan kita pun tak akan heran sebagai warga indonesia karena kita memang tahu dan mengalami sendiri orientasi budaya kita bangsa Indonesia dan berharap agar terus bisa melestarikannya hingga tak termakan oleh perkembangan zaman.

Perubahan kebudayaan
Pengertian perubahan kebudayaan adalah suatu keadaan dalam masyarakat yang terjadi karena ketidak sesuaian diantara unsur-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga tercapai keadaan yang tidak serasi fungsinya bagi kehidupan.


Contoh:
Masuknya mekanisme pertanian mengakibatkan hilangnya beberapa jenis teknik pertanian tradisional seperti teknik menumbuk padi dilesung diganti oleh teknik “Huller” di pabrik penggilingan padi. Peranan buruh tani sebagai penumbuk padi jadi kehilangan pekerjaan.
Semua terjadi karena adanya salah satu atau beberapa unsur budaya yang tidak berfungsi lagi, sehingga menimbulkan gangguan keseimbangan didalam masyarakat. Perubahan dalam kebudayaan mencakup semua bagian yaitu : kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi dan filsafat bahkan perubahan dalam bentuk juga aturan-aturan organisasi social. Perubahan kebudayaan akan berjalan terus-menerus tergantung dari dinamika masyarakatnya.

Ada faktor-faktor yang mendorong dan menghambat perubahan kebudayaan yaitu:
·          Mendorong perubahan kebudayaan
Adanya unsur-unsur kebudayaan yang memiliki potensi mudah berubah, terutama unsur-unsur teknologi dan ekonomi ( kebudayaan material).Adanya individu-individu yang mudah menerima unsur-unsur perubahan kebudayaan, terutama generasi muda. Adanya faktor adaptasi dengan lingkungan alam yang mudah berubah.

·         Menghambat perubahan kebudayaan
Adanya unsur-unsur kebudayaan yang memiliki potensi sukar berubah
seperti: adat istiadat dan keyakinan agama ( kebudayaan non material)
Adanya individu-individu yang sukar menerima unsur-unsur perubahan terutama generasi tua.


Ada juga faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan kebudayaan :

1. Faktor intern
    • Perubahan Demografis
Perubahan demografis disuatu daerah biasanya cenderung terus bertambah, akan mengakibatkan terjadinya perubahan diberbagai sektor kehidupan, c/o: bidang perekonomian, pertambahan penduduk akan mempengaruhi persedian kebutuhan pangan, sandang, dan papan.
    • Konflik sosial
Konflik social dapat mempengaruhi terjadinya perubahan kebudayaan dalam suatu masyarakat. Misalnya konflik kepentingan antara kaum pendatang dengan penduduk setempat didaerah transmigrasi, untuk mengatasinya pemerintah mengikutsertakan penduduk setempat dalam program pembangunan bersama-sama para transmigran.
    • Bencana alam
Bencana alam yang menimpa masyarakat dapat mempngaruhi perubahan contohnya: bencana banjir, longsor, letusan gunung berapi masyarkat akan dievakuasi dan dipindahkan ketempat yang baru, disanalah mereka harus beradaptasi dengan kondisi lingkungan dan budaya setempat sehingga terjadi proses asimilasi maupun akulturasi.
    • Perubahan lingkungan alam
Perubahan lingkungan ada beberapa faktor misalnya pendangkalan muara sungai yang membentuk delta, rusaknya hutan karena erosi atau perubahan iklim sehingga membentuk tegalan. Perubahan demikian dapat mengubah kebudayaan hal ini disebabkan karena kebudayaan mempunyai daya adaptasi dengan lingkungan setempat.



2. Faktor ekstern
    • Perdagangan
Indonesia terletak pada jalur perdagangan Asia Timur denga India, Timur Tengah bahkan Eropa Barat. Itulah sebabnya Indonesia sebagai persinggahan pedagang-pedagang besar selain berdagang mereka juga memperkenalkan budaya mereka pada masyarakat setempat sehingga terjadilah perubahan budaya dengan percampuran budaya yang ada.
    • Penyebaran agama
Masuknya unsur-unsur agama Hindhu dari India atau budaya Arab bersamaan proses penyebaran agama Hindhu dan Islam ke Indonesia demikian pula masuknya unsur-unsur budaya barat melalui proses penyebaran agama Kristen dan kolonialisme.
    • Peperangan
Kedatangan bangsa Barat ke Indonesia umumnya menimbulkan perlawanan keras dalam bentuk peperangan, dalam suasana tersebut ikut masuk pula unsur-unsur budaya bangsa asing ke Indonesia.


VI.    ANALISIS SWOT
·         Kekuatan nilai budaya di indonesia (STRENGT)
·         Keragaman budaya di Indonesia dapat menjadi suatu daya tarik wisatawan asing untuk sekedar mengunjungi bahkan mempelajari kebudayaan tersebut.
·         Ragam budaya tersebut memiliki keunikan tersendiri, misalnya meliputi tari-tarian daerah, makanan khas daerah, dan sebagainya.
·         Perilaku masyarakat Indonesia yang ramah&santun pun menjadi salah satu kekuatan terhadap wisatawan, sehingga ketertarikan akan kebudayaan Indonesia semakin tinggi.

·         Kelemahan nilai budaya di Indonesia (WEAKNESS)
·         Kurangnya apresiasi generasi muda terhadap kebudayaan lokal.
·         Kurangnya pengetahuan akan kebudayaan.
·         Mudah terpengaruh oleh kebudayaan asing yang lebih modern.
·         Tidak adanya kesadaran akan pentingnya menjaga nilai budaya di Indonesia.

3.      Peluang nilai budaya di Indonesia (OPPORTUNITIES)
·         Mengikuti event yang berkaitan dengan budaya di negara asing, agar kebudayaan di Indonesia dapat dipandang&menjadi daya tarik wisatawan asing.
·         Memperkenalkan nilai-nilai budaya Indonesia melalui hubungan langsung ataupun dengan media internet.

4.      Tantangan nilai budaya di Indonesia (TREATH)
·         Ikut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan kebudayaan yang ada.
·         Pemerintah&masyarakat pun harus memiliki kesadaran penuh akan pentingnya menjaga nilai budaya Indonesia.
·         Membatasi diri terhadap kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia.
·         Mengapresiasikan nilai budaya tersebut dalam kehidupan sehari-hari.



VII.          KESIMPULAN
Nilai kebudayaan & keberagaman budaya lokal di Indonesia menjadi salah satu bukti bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan kebudayan. Oleh karena itu, kita sebagai penghuni negara ini harus terus melakukan berbagai upaya agar kebudayaan di Indonesia tidak runtuh oleh pengaruh budaya asing yang masuk silih berganti. Sebagai warga negara, kita pun diharapkan agar dapat memilah mana kebudayaan asing yang ditiru maupun mana kebudayaan asing yang harus kita jauhkan dari pribadi diri. Agar identitas negara pun tidak hilang dari diri masyarakat Indonesia itu sendiri.


VIII.        SARAN
·         Lebih berusaha lagi menjaga nilai-nilai budaya yang telah lama terkandung.
·         Berusaha menggali informasi dan potensi diri lagi akan kebudayaan-kebudayaan di Indonesia.
·         Berusaha meningkatkan kesolidaritasan diri terhadap sesama dalam menjaga kebudayaan Indonesia.




IX.             DAFTAR PUSTAKA;

Tidak ada komentar:

Posting Komentar