Rabu, 22 Oktober 2014

Orientasi nilai budaya dan perubahan kebudayaan di Indonesia


Universitas Gunadarma
Fakultas Ekonomi
Tugas makalah ilmu budaya dasar

Disusun oleh :
NAMA       : AKHLA RUSDIANA
NPM          : 10214703
KELAS       : 1EA32
JURUSAN : MANAGEMENT
DOSEN      : ARSI BINAWATI, Spsi


        I.            KATA PENGANTAR
Puji syukur selalu saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan segala rahmat dan kemudahan sehingga saya dapat menyelesaikan makalah mata kuliah Ilmu Budaya Dasar dengan tema “orientasi nilai budaya dan perubahan kebudayaan di Indonesia”.
Dalam makalah ini terdapat bahasan bagaimana nilai-nilai budaya di Indonesia dan dampak akan perubahan kebudayaan yang terjadi di Indonesia pula. Walaupun sedikit banyak pembahasan ini saya kutip dari pihak lain, namun pemahaman saya akan Ilmu Budaya Dasar lumayan bertambah dari sebelumnya.
Tidak lupa pula saya ucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing mata kuliah Ilmu Budaya Dasar, juga saya ucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberi saya sedikit banyak informasi akan hal ini sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan tepat waktu.
Demikian makalah ini saya susun, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua dan menjadi tambahan informasi pula. Terima kasih.



      II.            DAFTAR ISI:
KATA PENGANTAR..................................................................................                      I.
DAFTAR ISI..............................................................................................                       II.
LATAR BELAKANG...................................................................................                   III.
TUJUAN...................................................................................................                        IV.
PEMBAHASAN.........................................................................................                       V.
ANALISIS SWOT.......................................................................................                     VI.
KESIMPULAN...........................................................................................                     VII.
SARAN.....................................................................................................                      VIII.
DAFTAR PUSTAKA...................................................................................                     IX.





 III.            LATAR BELAKANG

Banyak dari masyarakat Indonesia yang menganggap “kebudayaan” sebagai “kesenian”,  meskipun sebenarnya kita semua memahami bahwa kesenian hanyalah sebagian dari kebudayaan. Hal ini tentulah karena kesenian memiliki bobot besar dalam kebudayaan, kesenian sarat dengan kandungan nilai-nilai budaya, bahkan menjadi wujud dan ekspresi yang menonjol dari nilai-nilai budaya.
Dan di tengah maraknya arus globalisasi yang masuk ke Indonesia, melalui cara cara tertentu membuat dampak positif dan dampak negatif nya sendiri bagi bangsa Indonesia. Terutama dalam Bidang Kebudayaan. Karena semakin terkikisnya nilai - nilai budaya kita oleh pengaruh budaya asing yang masuk ke negara kita.

Oleh karena itu, untuk meningkatkan ketahanan budaya bangsa, maka pembangunan nasional perlu bertitik-tolak dari upaya-upaya pengem­bangan kesenian yang mampu melahirkan “nilai-tambah kultural”. Pakem-pakem seni (lokal dan nasional) perlu tetap dilanggengkan, karena berakar dalam budaya masyarakat.

Kebudayaan lokal Indonesia yang sangat beranekaragam menjadi suatu kebanggaan sekaligus tantangan untuk mempertahankan serta mewarisi kepada generasi selanjutnya. Budaya lokal Indonesia sangat membanggakan karena memiliki keanekaragaman yang sangat bervariasi serta memiliki keunikan tersendiri. Seiring berkembangnya zaman, perubahan pola hidup masyakat cenderung lebih modern. Akibatnya, masyarakat lebih memilih kebudayaan baru yang mungkin dinilai lebih praktis dibandingkan dengan budaya lokal.



 IV.            TUJUAN
Tujuan dibuatnya makalah ini adalah untuk mengulas betapa pentingnya kebudayaan lokal yang seharusnya dapat dilestarikan terus-menerus tetapi pada kenyataannya lebih diabaikan oleh sebagian masyarakat Indonesia dan dampak apa aja yang ditimbulkan dari perubahan kebudayaan yang terjadi di Indonesia.


    V.            PEMBAHASAN
Orientasi Nilai Budaya di Indonesia

Nilai budaya merupakan nilai yang telah disepakati dan tertanam dalam suatu masyarakat lingkup organisasi, lingkungan masyarakat, yang mengakar pada suatu kebiasaan, kepercayaan, simbol, dengan karakteristik tertentu yang dapat dibedakan satu dan lainnya sebagai acuan perilaku dan tanggapan atas apa yang akan terjadi atau sedang terjadi.

Orientasi nilai budaya di Indonesia, seperti yang diketahui Indonesia merupakan bangsa timur yang terkenal oleh bangsa barat dengan keramahannya, kesopanannya dan mempunyai sifat - sifat yang saling peduli dan tolerir.

Biarpun begitu semakin berkembangnya zaman, mulai ada pergeseran pergeseran nilai budi perkerti yang seharusnya dimiliki oleh bangsa timur ini mulai mencontoh sedikit demi sedikit kebudayaan bangsa barat seperti pakaian dan cara hidup. banyak yang tidak menyadari bahwa pergeseran ini merupakan hal fatal yang seharusnya tidak terjadi. dan mulai menggantikan kebudayaan lama yang selalu sopan dengan orang yang lebih tua malah sekarang bisa berbicara dengan luwes seperti orang yang seumuran, tetapi dibalik itu semua memang selalu ada hal baik dan hal buruk yang bisa kita ambil, dan penilaian itu selalu berbeda antar pribadi itu sendiri.

Tindakan Nyata Orientasi Nilai Budaya di Indonesia

·         Memakai baju adat bagi orang - orang yang tinggal di suku dalam yang sama sekali tidak tersentuh oleh perkembangan teknologi yang sudah begitu majunya saat ini, biarpun orang lain terkadang memandang mereka ketinggalan zaman, tetapi menurut mereka hidup mereka yang apa adanya menjalaninya dari cara hidup nenek moyangnya telah menghadirkan nilai budaya yang selalu berbeda dari ujung sumatra sampe ujung papua. 

·         Tinggal di rumah panggung yang selalu ditempati oleh nenek moyang mereka, makanan makanan khas yang mempunyai cita rasa berbeda pasti akan selalu menjadi ciri khas mereka dan kita pun tak akan heran sebagai warga indonesia karena kita memang tahu dan mengalami sendiri orientasi budaya kita bangsa Indonesia dan berharap agar terus bisa melestarikannya hingga tak termakan oleh perkembangan zaman.

Perubahan kebudayaan
Pengertian perubahan kebudayaan adalah suatu keadaan dalam masyarakat yang terjadi karena ketidak sesuaian diantara unsur-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga tercapai keadaan yang tidak serasi fungsinya bagi kehidupan.


Contoh:
Masuknya mekanisme pertanian mengakibatkan hilangnya beberapa jenis teknik pertanian tradisional seperti teknik menumbuk padi dilesung diganti oleh teknik “Huller” di pabrik penggilingan padi. Peranan buruh tani sebagai penumbuk padi jadi kehilangan pekerjaan.
Semua terjadi karena adanya salah satu atau beberapa unsur budaya yang tidak berfungsi lagi, sehingga menimbulkan gangguan keseimbangan didalam masyarakat. Perubahan dalam kebudayaan mencakup semua bagian yaitu : kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi dan filsafat bahkan perubahan dalam bentuk juga aturan-aturan organisasi social. Perubahan kebudayaan akan berjalan terus-menerus tergantung dari dinamika masyarakatnya.

Ada faktor-faktor yang mendorong dan menghambat perubahan kebudayaan yaitu:
·          Mendorong perubahan kebudayaan
Adanya unsur-unsur kebudayaan yang memiliki potensi mudah berubah, terutama unsur-unsur teknologi dan ekonomi ( kebudayaan material).Adanya individu-individu yang mudah menerima unsur-unsur perubahan kebudayaan, terutama generasi muda. Adanya faktor adaptasi dengan lingkungan alam yang mudah berubah.

·         Menghambat perubahan kebudayaan
Adanya unsur-unsur kebudayaan yang memiliki potensi sukar berubah
seperti: adat istiadat dan keyakinan agama ( kebudayaan non material)
Adanya individu-individu yang sukar menerima unsur-unsur perubahan terutama generasi tua.


Ada juga faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan kebudayaan :

1. Faktor intern
    • Perubahan Demografis
Perubahan demografis disuatu daerah biasanya cenderung terus bertambah, akan mengakibatkan terjadinya perubahan diberbagai sektor kehidupan, c/o: bidang perekonomian, pertambahan penduduk akan mempengaruhi persedian kebutuhan pangan, sandang, dan papan.
    • Konflik sosial
Konflik social dapat mempengaruhi terjadinya perubahan kebudayaan dalam suatu masyarakat. Misalnya konflik kepentingan antara kaum pendatang dengan penduduk setempat didaerah transmigrasi, untuk mengatasinya pemerintah mengikutsertakan penduduk setempat dalam program pembangunan bersama-sama para transmigran.
    • Bencana alam
Bencana alam yang menimpa masyarakat dapat mempngaruhi perubahan contohnya: bencana banjir, longsor, letusan gunung berapi masyarkat akan dievakuasi dan dipindahkan ketempat yang baru, disanalah mereka harus beradaptasi dengan kondisi lingkungan dan budaya setempat sehingga terjadi proses asimilasi maupun akulturasi.
    • Perubahan lingkungan alam
Perubahan lingkungan ada beberapa faktor misalnya pendangkalan muara sungai yang membentuk delta, rusaknya hutan karena erosi atau perubahan iklim sehingga membentuk tegalan. Perubahan demikian dapat mengubah kebudayaan hal ini disebabkan karena kebudayaan mempunyai daya adaptasi dengan lingkungan setempat.



2. Faktor ekstern
    • Perdagangan
Indonesia terletak pada jalur perdagangan Asia Timur denga India, Timur Tengah bahkan Eropa Barat. Itulah sebabnya Indonesia sebagai persinggahan pedagang-pedagang besar selain berdagang mereka juga memperkenalkan budaya mereka pada masyarakat setempat sehingga terjadilah perubahan budaya dengan percampuran budaya yang ada.
    • Penyebaran agama
Masuknya unsur-unsur agama Hindhu dari India atau budaya Arab bersamaan proses penyebaran agama Hindhu dan Islam ke Indonesia demikian pula masuknya unsur-unsur budaya barat melalui proses penyebaran agama Kristen dan kolonialisme.
    • Peperangan
Kedatangan bangsa Barat ke Indonesia umumnya menimbulkan perlawanan keras dalam bentuk peperangan, dalam suasana tersebut ikut masuk pula unsur-unsur budaya bangsa asing ke Indonesia.


VI.    ANALISIS SWOT
·         Kekuatan nilai budaya di indonesia (STRENGT)
·         Keragaman budaya di Indonesia dapat menjadi suatu daya tarik wisatawan asing untuk sekedar mengunjungi bahkan mempelajari kebudayaan tersebut.
·         Ragam budaya tersebut memiliki keunikan tersendiri, misalnya meliputi tari-tarian daerah, makanan khas daerah, dan sebagainya.
·         Perilaku masyarakat Indonesia yang ramah&santun pun menjadi salah satu kekuatan terhadap wisatawan, sehingga ketertarikan akan kebudayaan Indonesia semakin tinggi.

·         Kelemahan nilai budaya di Indonesia (WEAKNESS)
·         Kurangnya apresiasi generasi muda terhadap kebudayaan lokal.
·         Kurangnya pengetahuan akan kebudayaan.
·         Mudah terpengaruh oleh kebudayaan asing yang lebih modern.
·         Tidak adanya kesadaran akan pentingnya menjaga nilai budaya di Indonesia.

3.      Peluang nilai budaya di Indonesia (OPPORTUNITIES)
·         Mengikuti event yang berkaitan dengan budaya di negara asing, agar kebudayaan di Indonesia dapat dipandang&menjadi daya tarik wisatawan asing.
·         Memperkenalkan nilai-nilai budaya Indonesia melalui hubungan langsung ataupun dengan media internet.

4.      Tantangan nilai budaya di Indonesia (TREATH)
·         Ikut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan kebudayaan yang ada.
·         Pemerintah&masyarakat pun harus memiliki kesadaran penuh akan pentingnya menjaga nilai budaya Indonesia.
·         Membatasi diri terhadap kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia.
·         Mengapresiasikan nilai budaya tersebut dalam kehidupan sehari-hari.



VII.          KESIMPULAN
Nilai kebudayaan & keberagaman budaya lokal di Indonesia menjadi salah satu bukti bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan kebudayan. Oleh karena itu, kita sebagai penghuni negara ini harus terus melakukan berbagai upaya agar kebudayaan di Indonesia tidak runtuh oleh pengaruh budaya asing yang masuk silih berganti. Sebagai warga negara, kita pun diharapkan agar dapat memilah mana kebudayaan asing yang ditiru maupun mana kebudayaan asing yang harus kita jauhkan dari pribadi diri. Agar identitas negara pun tidak hilang dari diri masyarakat Indonesia itu sendiri.


VIII.        SARAN
·         Lebih berusaha lagi menjaga nilai-nilai budaya yang telah lama terkandung.
·         Berusaha menggali informasi dan potensi diri lagi akan kebudayaan-kebudayaan di Indonesia.
·         Berusaha meningkatkan kesolidaritasan diri terhadap sesama dalam menjaga kebudayaan Indonesia.




IX.             DAFTAR PUSTAKA;

Rabu, 25 Juni 2014

Dear neptunus,

Dear Neptunus, aku mencintainya. Di depannya aku menjadi diriku sendiri. Seperti airmu yang selalu membawa semua pesanku. Diapun begitu, membuatku hanyut oleh sorot matanya. Membuatku lupa oleh kesederhanaan suaranya. Sampai aku tak bisa katakan apa-apa padanya. Bahkan untuk sekedar bilang, rindu atau butuh. Banyak yang nggak ngerti, lalu terluka, dan saling menyalahkan. Karena itu aku takut berbicara tentang hati. Maka aku tuliskan saja, lalu aku simpan, dan mungkin aku kirimkan ke…. entah kemana.“— Kugy. Teaser Perahu Kertas.

Rabu, 18 Juni 2014

Semoga tidak kamu lagi. (insp; -ZarryHendrik-)

Ada rasa sedih saat melihatmu bahagia. Bukan karna aku tak ingin kamu bahagia. Melainkan, karna bukan aku yang membahagiakanmu. Itu menyakitkan. Seperti pukulan yang sebenarnya ingin buatku tersadar. Mungkin ini waktu untuk aku terpuruk. Supaya aku dapat melihat tuhan memakai kenangan ini untuk buatku dipenuhi kesiapan. Sehingga doa dapat melahirkan semangat dan kemudian buatku bangkit. Namun ketahuilah sebelum aku sudah tak lagi mencintaimu. Kini darahku mengalir membawa bayang-bayangmu mengelilingi tubuhku. Dan jantungku, berdenting demi kau menari-nari dipikiranku.

Ada satu hal yang sampai hari ini masih membuat aku bangga menjadi aku.
Itu karna......aku mampu terima kamu apa adanya. Aku meminta ampun kepada tuhan sebab aku pernah berharap kalau suatu saat ketika angin menghempasku hilang dari daya ingatmu, aku tak ingin pernah lagi menginjak bumi. Sebab hidup, jadi terasa bagaikan dinding yang dingin. Dan aku harus menjadi paku sebab kamu bagai lukisan dan cinta itu palunya. Memukul aku. Memukul aku. Dan memukul aku sampai aku benar-benar menancap kuat. Pada akhirnya, semoga tidak kamu lagi yang aku lihat sebagai satu-satunya cahaya dalam pejamku sebelum pulas. Iya.....semoga tidak kamu lagi.

Terabaikan. ( Insp; -AlmaunNBA-)

Cinta....kenapa kau tinggalkan aku?
Takkan ada cinta seperti dirimu lagi. Saat aku sendiri, kau malah semakin menjauh. Ku begitu ingin kau memelukku untuk terakhir kalinya. Aku begitu menyayangimu walaupun aku tahu kamu takkan pernah peduli. Aku masih merindukanmu walaupun aku tahu kau terus menjauhi aku. Aku takkan sanggup menghapus segala bayangmu. Tapi kini, kurelakan kau pergi dariku. Kegembiraan yang aku rasakan saat memilikimu, telah berubah jadi kesedihan karna kehilanganmu. Mengapa diriku takkan pernah bisa melupakanmu? Dan mengapa dirimu yang selalu ada difikiranku? Mungkin salahku juga terlalu mencintaimu sampai mati.

Kuratapi kisahku dengan airmata. Kurenungi kisah kita dengan tangis senyum. Hati ini terlalu sakit, karna cintamu. Serpihan demi serpihan luka kurasa. Kepingan demi kepingan kuingat. Semakin ku kenang semakin hancur hati ini. Tapi mengapa, sampai sekarang aku masih bisa mencintaimu?
Bilur-bilur luka meleleh, harapan cinta mengental. Mencoba memperbaiki tangis dan menghapus airmata dipipi. Mengapa luka ini membuatku makin cinta? Kapankah airmata ini menjadi airmata yang bening dan tak keruh? Kapankah derai tangisku terhenti, menjadi satu yang terakhir.

Seharusnya aku tak perlu tangisi, seharusnya aku kuat. Harusnya aku tak perlu pertaruhkan airmata ini demi satu kenangan, dan masa yang telah pergi. Tapi mengapa, mengapa sampai sekarang aku tak bisa melupakannya? Mengapa terus jatuh dan menumpah airmata yang perihkan hati ini. Hatiku sekarang menjadi perasa. Airmata ini jatuh, jatuh untuk cinta yang telah mengabaikanku. Mataku yang menjadi saksi bagaimana airmataku jatuh untuknya.
Airmataku terus jatuh terlalu banyak dan menderai. Terlalu lama menetes dan terus menumpah. Aku sendiri, bersama lukaku yang tenggelam oleh suara tangisku. Dan bersama serpihan hati yang akan kubawa.......sampai aku mati.

Minggu, 19 Januari 2014

Rasa perih yg tiada hilang.

Dulu... Aku pernah jadi wanita paling bahagia, pernah jadi wanita paling beruntung. Namun itu dulu..Dulu disaat semua hari-hariku masih dihiasi oleh kamu. Disaat kamu masih jadi penyebab senyum dan semangatku setiap harinya. Menjadi pemasok energiku... Namun sekarang, aku adalah wanita paling lemah. Lemah karna berkali-kali dibodohi sama perasaan ini.
Saat disampingmu, aku selalu berfikir bahwa kamu akan jadi penyebab kebahagiaanku. Senyummu, selalu menguatkan aku dari semua cobaan yang silih datang. Rangkul tanganmu, membuat aku merasa sangat terjaga oleh segala keadaan yang akan terjadi, terjaga dari segala rasa takut yang kadang menghapiri. Jemari yang selalu menggenggam tanganku, membuat aku merasa bahwa aku adalah orang paling bahagia yang pernah tercipta. Membuat aku merasakan apa arti nyaman sesungguhnya. Namun, mungkin semua itu memang hanya khayalan. Khayalan yang pernah aku yakini akan menjadi nyata. Apa aku mengkhayal terlalu tinggi? Atau memang kamulah yang ingin merubah diri? Entahlah, hanya kamu dan tuhan yang tau itu.
Aku masih disini. Masih sibuk mencari cara bagaimana melupakanmu. Mencari cara bagaimana menghilangkan rasa perih yang semakin terus besar disaat melihatmu dengannya.
Namun terkadang, rasa lelah terus menghadang didepan. Mematahkan semangat yang sempat tercipta. Merubah segala keadaan yang dengan susah payah dibangun.
Sebodoh inikah aku? Yang masih merasa bahwa senyum yang kau simpulkan adalah milikku. Bahwa perhatian yang kau tunjukkan hanya untukku. Walau sesungguhnya semua khayalan konyol itu tak pernah memunculkan setitik kenyataan indah.

Minggu, 28 April 2013

Perasaan yang seharusnya tak hadir.

Awalnya, matamu dan senyummu tak berarti apa-apa bagiku. Sapamu, tutur katamu, bukan menjadi alasan senyumku setiap harinya. Semua mengalir begitu saja, kita tertawa bersama, kita menghabiskan waktu bersama, tanpa tahu ada perasaan aneh yang tiba-tiba menggelitik hati kecilku. Kita saling bercanda, tertawa satu sama lain, tanpa tahu bahwa perasaan aneh itu kini telah memenuhi sudut labirin hatiku yang telah lama tak diisi oleh seseorang yang spesial.

Tatapan matamu, mulai menjadi hal yang tak biasa dimataku. Sedikit perhatianmu kini selalu menghipnotis bibirku untuk melengkungkan senyum manis. Menyambut lekuk bibirmu yang tersenyum saat menatapku. Aku tahu semua berubah menjadi begitu indah, sejak pembicaraan yang sederhana berubah menjadi pembicaraan spesial yang begitu menyenangkan. Aku bertanya ragu, inikah kamu yang mengubah semuanya menjadi merah jambu? :)

Sepertinya aku menyukaimu...
Dengan kebisuan yang kau sampaikan. Kita hanya berbicara lewat tatapan mata, saling mengungkapkan lewat sentuhan-sentuhan kecil.
Sepertinya aku mencintaimu...
Karena rasa rindu yang kini benar-benar teralih kepadamu. Bahkan aku tak tahu mengapa aku menggilaimu.
Sepertinya aku mencintaimu...
Kepada kamu yang mungkin tak sadar akan perasaan ini, perasaan yang tumbuh karenamu pula. Tumbuh karena perhatian-perhatian kecil yang kau selipkan setiap harinya.

Diam-diam aku senang membayangkanmu, tersenyum tanpa sebab sambil menjentikkan jemariku. Tanpa kesengajaan, kau hadir dalam mimpiku, memelukku dengan erat.
Hari-hariku kini terisi oleh hadirmu, laju otakku kini tak mau berhenti memikirkanmu, aliran darahku menggelembungkan namamu dalam setiap tetes hemoglobinnya. Berlebihan kah? Bukankah makhluk tuhan selalu bertingkah berlebihan ketika sedang jatuh cinta?

Saat menatap matamu, ada kata-kata yang sulit keluar. Aku diam, saat menatap wajahmu apalagi mendengar suaramu. Aku membiarkan diriku tersiksa oleh angan dalam magisnya kehadiranmu.YaAllah, ciptaanmu yang satu ini benar-benar membuatku pusing tujuh keliling!
Selain indah, ternyata kamu pandai mengganggu pikiran seseorang, sehingga otakku hanya berisi kamu, kamu, dan kamu dalam berbagai bentuk.
Sepertinya aku mencintaimu...
Kepada kamu yang merubah percakapan kecil menjadi perhatian sederhana yang begitu menyenangkan bagiku.

Cantik dalam pandangan islam. Insp by facebook


Wanita tercantik adalah wanita yang memiliki tubuh ramping, pinggang kecil, betis membujur, rambut panjang dan pirang, kulit putih, bibir kecil dan penuh, hidung mancung, dan mata berbinar. Itulah yang ada dalam fikiran wanita atau pria. Sebuah rumus simple namun amat berbahaya. Darimanakah asal muasal rumus ini? Bisa jadi dari media ataupun oleh opini masyarakat yang juga telah teracuni oleh media- baik cetak maupun elektronik- bahwa kecantikan hanya sebatas kulit luar saja.

Orang Indonesia dengan kulit sawo matang yang ada dimana mana, dan hampir bisa dipastikan bahwa sebagai wanita berkulit sawo matang, akibatnya banyak kaum hawa yang ingin memiliki image cantik seperti yang digambarkan khalayak ramai, mereka tergoda untuk membeli kosmetika yang dapat mewujudkan mimpi-mimpi mereka dan mulai melalaikan koridor syariât yang telah mengatur batasan-batasan untuk tampil cantik. Kemudian mereka ada yang harap-harap cemas menggunakan cream pemutih wajah, jamu peramping perut dan conditioner herbal penumbuh rambut agar panjang dan ikal, sampai pada usaha memancungkan hidung melalui serangkaian treatment silikon, dll. Ini semua menjadikan wanita menjadi tidak percaya diri terhadap inner beauty yang telah ALLAH berikan padanya sejak lahir, dan akan menunjukkan auranya ketika sudah mencapai akil baligh.

Sekarang kalau ditanya siapakah wanita yang tercantik atau dianggap cantik di muka bumi ini? Maka persepsi yang ditanamkan media, dengan dipelopori dunia barat, tentunya menunjuk gadis berkulit putih yang tinggi semampai, dan rambut pirang kecoklatan, berbaju sexy terbuka, memperlihatkan aurat yang harusnya ditutupi dan menjadikan semua terbuka agar semakin nampak kecantikannya. Apabila telah terpilih sebagai wanita tercantik di seluruh dunia, maka semua wanita akan berlomba untuk mengikuti gaya dan penampilan sang wanita tercantik di seluruh dunia ini sehingga mereka ingin tampil secantik model tercantik.

Menyukai kecantikan dan keindahan adalah salah satu fitrah, kecenderungan yg dimiliki setiap wanita. dan perasaan ingin cantik ini adalah nikmat Allah SWT Tetapi seringkali kita salah memaknai nilai kecantikan yang sebenarnya dan menganggap bahwa kecantikan wanita hanya tertumpu pada keindahan fisik atau secara lahiriah saja. seringkali kiat menyaksikan betapa banyak wanita cantik di dunia ini tapi keindahannya hanya sesaat ,pribadinya adalah pribadi yang tak menyenangkan, kehidupannya berantakan dsbnya. Perilakunya tidak cantik bahkan menimbulkan masalah bagi diri sendiri dan orang lain.
Padahal ALLAH menciptakan kita tidak dengan sia-sia. Kita dituntut untuk terus menerus beribadah kepadaNya. Ilmu agama yang harus kita gali adalah ilmu yang Ittibaurrasul (mencontoh Rasulullah). Dalam Al-Qur’an dikatakan bahwa ALLAH menciptakan manusia dengan sebaik baik bentuk :
“Laqod kholaqnal insaana fii ahsani taqwiim”
artinya : “Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” ( Qs. 95 : 4 ).

Siapakah yang membuat standar penilaian terhadap ciptaan ALLAH yang Maha Kuasa ? Wahai para wanita percayalah bahwa wanita tercantik adalah wanita yang mampu memahami bahwa dia diciptakan dengan sebaik baik bentuk dan dia diciptakan adalah untuk beribadah: “wa maa kholaqtuljinna wal insa illa liya’buduun” artinya : “Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” (Qs. 51 : 56).
Rasulullah Shalallahu alaihi Wa Salam bersabda: “Ketahuilah, di dalam tubuh itu ada segumpal daging. Bila ia baik maka baik pulalah seluruh tubuh. Dan apabila ia rusak maka rusak pulalah seluruh tubuh. Ketahuilah itu adalah hati.(HR Bukhari dan Muslim)

Berbahagialah ketika kecantikan itu bukan sekedar menghiasi wajah, tapi terutama hati dan akhlak kita. Karena kecantikan fisik pasti akan menurun seiring dengan bertambahnya usia. Tapi kecantikan hati dan akhlak, itulah yang akan bersinar dan terus dikenang oleh orang-orang di sekitar kita.

Allahumma kamaa hassanta khalqii, fahassin khuluqii.
Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memperindah kejadian (fisik) ku, maka perindah pulalah akhlakku..(HR. Ahmad)